Bersyukur adalah ucapan terima kasih kepada Allah dan Tuhan Yesus Kristus karena kasih dan anugrah-Nya begitu besar kepada manusia yang tidak dapat dihitung dengan akal pikiran manusia.
Orang Kristen sering bersyukur kepada Tuhan Yesus karena banyak hal yang dialami dalam hidupnya yaitu bersyukur karena mendapat berkat, juga bersyukur karena selamat dari tantangan hidup, bahkan bersyukur dalam dalam penderitaan karena dalam kitab 1 Tesalonika 5:18 berbunyi, "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”
Sebagai balasan atas pertolongan Tuhan, kita tidak membanggakan diri di hadapan orang tetapi bersyukur kepada-Nya melalui Ibadah dan korban persembahan baik secara financial, persembahan hasil bumi, hasil ternak, maupun persembahan hidup kepada Allah, Roma 12:1.
Banyak tokoh hebat dalam Alkitab yang selalu bersyukur dalam segala keadaan diantaranya Abraham beryukur karena anaknya Ishak sehingga Ia relah persembahkan untuk Tuhan, Ayub dalam segala penderitaanya taat dan hidup bersyukur kepada Allah dan juga Paulus baginya hidup adalah Kristus dan Mati adalah keuntungan. Semunya itu mereka alami demi Allah Abraham, Ishak dan Yakub Allah Israel dan Yesus Kristus.
Bersyukur dalam keadaan hati yang senang wajar saja tetapi dalam keadaan sulit bagaimana? Apal lagi dunia yang penuh dengan kejahatan ini telah menawarkan berbagai jalan alternatif untuk selamat, yang melemahkan iman orang percaya. Untuk itu sekarang tinggal kita pilih kita mau lewat jalan mudah/instan atau jalan yang sulit bersama Tuhan semuanya kembali kepada siapa kita bergantung. Lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada orang kaya masuk dalam kerajaan Allah. Matius 19:24

Tidak ada komentar:
Posting Komentar