• NYASAR DI TENGAH HUTAN BERMALAM DI SAMPING RUMAH oleh Ev. Manus Pagawak

    (Ibadah Perkabungan Alm. Pento Pagawak)

    "Lukas 19:10 (TB)  Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

    Anak Manusia Yesus Kristus Anak Allah yang Maha Tinggi datang menyelamatkan kita orang yang hidup dalam kegelapan maut. Dahulu nenek moyang orang Kelila sebelum percaya Injil, mereka percaya adanya Tuhan dengan memberikan persembahan hasil bumi kepada "Kugi atau Ap Nggok"

    Kita sebagai orang yang sudah hilang tetapi Allah melihat dan memilih Orang Kelila sebagai alat untuk mewartakan Injil oleh 8 tokoh baptisan pertama GIDI maka sekarang kita sudah dimerdekakan dalam Kristus. Jalan kita adalah melalui kebenaran Firman Allah bukan jalan sesat atau lewat Kugi.

    Saat ini banyak orang Kelila yang sudah mulai meninggalkan Yesus dan percaya berhala. Mereka adalah rombongan yang sudah nyasar dan akan menyesal seperti kisah dibawaini.
     "Nyasar di tengah hutan bermalam di samping rumah"
    Sebuah cerita rakyat kisah nyata orang Kelila. Suatu hari ada rombongan orang berburu ditengah hutan, ditengah kesibukan mereka lupa waktu pulang sampai gelap gulita di tengah perjalanan  pulang. Tidak ada alat penerangan, saling berpegangan mereka usaha menuju pulang namun tidak dapat melihat jalan terpaksa mereka harus bermalam di hutan menahan dingin dan hujan.

    Pagi telah tiba rombongan orang itu bangun untuk melanjutkan perjalanan sekitar 50-100 meter kemudian ternyata kem tempat tingal mereka berada depan muka.https://maps.app.goo.gl/VthG8aGjo7CULrhc6

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Klasis Kambo pusat lahirnya Gereja Injili di Indonesia (GIDI) sejak Baptisan Sulung Jiwa Pertama.

Foto saya
Kelila, Papua, Indonesia

Seni Pendidikan Afrika yang Hilang: Pendekatan Berbasis Komunitas

https://karoba.news.blog/2025/02/14/the-lost-art-of-african-education-a-community-based-approach/?fbclid=IwY2xjawIeF_9leHRuA2FlbQIxMQABHaIwa...

Cari Blog Ini

Subscribe Us